Minggu, 01 November 2020

Terjerat Hingga Jatuh ke dalam Dosa


RENUNGAN HARIAN



Terjerat Hingga Jatuh ke didalam Dosa
Bacaan: Hakim-hakim 16:4-22



"Lalu berserulah perempuan itu: "Orang Filistin menyergap engkau, Simson!" Maka terjagalah ia dari tidurnya dan juga katanya: "Seperti yang sudah-sudah, aku dapat bebas dan dapat meronta lepas." Tetapi tidaklah diketahuinya, bahwa TUHAN sudah meninggalkan dia. Orang Filistin itu menangkap dia, mencungkil ke dua matanya dan membawanya ke Gaza. Di situ ia dibelenggu dengan dua rantai tembaga dan pekerjaannya di penjara ialah menggiling."

Hakim-hakim 16:20-21

Santapan harian

Gambar : http://mauliutus.org



Simson merupakan anak dari Manoah dan ia merupakan nazir Allah. Sebelum ia dilahirkan ke didalam dunia ini, malaikat Tuhan sudah Mengenakan hidupnya bahkan sejak dari didalam kandungan. Bisa dikatakan hidup Simson sudah Allah berkati. Ia dipakai Allah untuk menyelamatkan bangsa Israel agar ia dikaruniakan kekuatan fisik yang benar-benar luar biasa bahkan tidak tersedia satu pun orang Filistin sanggup melawannya.



Meskipun Simson merupakan nazir Allah, ia justru terperangkap sampai pada akhirnya jatuh ke didalam dosa. Yang mengakibatkan Simson jatuh ke didalam dosa yakni wanita. Pertama kali Simson jatuh ke didalam dosa adalah dikala ia menikah dengan seorang wanita Filistin yang merupakan orang yang tidak percaya kepada Allah dan merupakan musuh Israel. Setelah itu ia jatuh lagi ke didalam dosa yang sama dikala ia mencintai Delila dikarenakan paras Delila yang begitu cantik dan rupawan agar mengakibatkan hati Simson luluh.



Sama seperti sebelumnya, Delila merupakan seorang yang tidak percaya dan tidak mengenal Allah bahkan Delila tidak mencintai Simson. Delila hanya memanfaatkan Simson agar beroleh uang. Bahkan ia tega membohongi Simson agar ia sanggup paham kekuatan Simson.



Karena Simson benar-benar mengasihi Delila, ia sampai memberitahukan apa rahasia kekuatan yang ia miliki. Simson tidak paham bahwa Delila sedang menipunya agar ia kudu kehilangan kekuatannya dan orang Filistin sukses menangkapnya. Mungkin salah satu kami terhitung pernah mengalami hal yang sama seperti Simson. Kita benar-benar rerbuai dengan apa yang tersedia di lebih kurang kami seperti harta, kedudukan atau pasangan yang cantik dan tampan. Karena perasaan yang kami memiliki justru kami terperangkap sampai pada akhirnya jatuh ke didalam dosa.



Manusia itu lemah agar ia mudah terbuai dapat suatu hal yang keluar indah dan berkilauan. Untuk beroleh suatu hal atau bahkan untuk mempertahankannya kadang-kadang manusia jalankan berbagai cara walaupun itu membuatnya berdosa. Meskipun begitu, apakah pantas bagi kami orang yang percaya kepadaNya hidup seperti itu?



Baca terhitung : Renungan Harian Wanita



Cerita Simson yang sudah kami baca kiranya sanggup menjadi renungan bagi diri kami bahwa tidak selamanya orang yang sudah dipilih Allah tidak jalankan kekeliruan dan bahkan sanggup terperangkap didalam dosa jikalau ia hidup di luar kehendak Allah. Pada saat ini, marilah kami berkunjung ke hadiratNya untuk berseru dan memohon penyertaanNya agar kiranya kasihNya tidak meninggalkan diri kita. Marilah kami menghendaki bimbingan kepadaNya agar Ia selamanya membimbing tiap-tiap cara kehidupan kita.



Janganlah kami terbuai dapat perasaan kami agar mengakibatkan kami terperangkap didalam perasaan itu. Harta, kedudukan dan pasangan yang memiliki paras yang rupawan sebatas saat dikarenakan saat kami lagi kepadaNya itu semua tidak dapat kami bawa. Yang kami bawa merupakan pertanggung jawaban kami atas tiap-tiap kelakuan kami entah itu kelakuan yang baik atau jahat. Apa yang kami pertanggungjawabkan kelak merupakan hal yang jauh lebih perlu dibandingkan tunduk dapat perasaan yang kami miliki. Kiranya kasih Allah selamanya membimbing dan menyertai kami di mana pun kami berada. Tuhan Yesus memberkati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar