Senin, 16 November 2020

Renungan Harian Semua Karena Allah 1 Samuel 17:40-50


RENUNGAN HARIAN



Semua Karena Allah

Bacaan: 1 Samuel 17:40-50



“Tetapi Daud bicara kepada orang Filistin itu: “Engkau datang ke saya bersama pedang dan tombak dan lembing, tapi saya datang ke engkau bersama nama TUHAN semesta alam, Allah segala barisan Israel yang kautantang itu.”

1 Samuel 17:45

Renungan Harian Semua Karena Allah 1 Samuel 17:40-50

http://peripena.blogspot.com



Kita seluruh pasti menyadari bahwa Allah adalah Allah yang hebat dan penuh kuasa. Ia bisa memulihkan keadaan kami dan kenakan kehidupan kami dnegan luar biasa. Namun, apakah kami sudah bersama benar dan seluruhnya yakin dan menyerahkan kehidupan kami kepadaNya? Sebagai manusia sering kali kami hanya berasumsi Tuhan sebagai “ban serep” di mana dikala masalah berkunjung kami baru berkunjung kepadaNya.



Banyak di antara kami yang belum seluruhnya menyerahkan kehidupannya kepada Allah. Seringkali kami bertindak menurut akal kami dan berasumsi bahwa kami bisa melewati segala halangan bersama kebolehan kami sendiri tapi dikala masalah berkunjung justru kami kecewa kepada Tuhan dan menyalahkan kehidupan yang sudah Tuhan berikan. Kita terkadak lupa bahwa segala suatu hal yang kami memiliki dan terjadi dalam kehidupan kami adalah karena Allah.



Renungan pada hari ini mengajarkan kami untuk selamanya yakin kepada Allah bahwa Ia dapat memampukan dan menguatkan kami di setiap masalah yang kami hadapi. Seberapa kecil atau lemahnya kita, Ia pasti dapat memampukan dan kenakan kami seturut bersama kehendakNya. Ketika kami diremehkan atau direndahkan oleh orang lain, justru kami dapat ditinggikan seperti tersedia tertulis



“Dan barangsiapa meninggikan diri, ia dapat direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia dapat ditinggikan.” (Matius 23:12).



Sebelum Daud melawan Goliat, Daud diremehkan dan direndahkan oleh orang sekitarnya dan dikala hendak melawan Goliat, Daud sudah dipastikan dapat kalah. Namun, Daud tidak gentar sedikit pun. Ia selamanya maju dan yakin bahwa Allah dapat menyertainya. Bagi manusia, Goliat pasti dapat menang melawan Daud. Goliat merupakan seorang ahli perang namun Daud hanya seorang penggembala yang tidak dulu belajar pedang bahkan melakukan peperangan. Tubuh Goliat sangat besar tidak sama bersama Daud yang kecil. Goliat kenakan jubah perang lengkap namun Daud hanya membawa tongkat untuk melawan Goliat. Namun, apa yang terjadi sungguh mengejutkan. Tuhan kenakan Daud sedemikian rupa dan memampukan Daud agar Daud bisa mengalahkan Goliat dan bangsa Filistin pun lari ketakutan.



Bukankah sungguh luar biasa penyertaan Tuhan? Tidak hanya bagi Daud tapi bagi kami semua. Ia sungguh mengasihi kami dan Ia selamanya menyertai kita. Apa pun yang kami memiliki dan apa pun yang terjadi dalam kehidupan kami itu merupakan konsep Tuhan yang Tuhan nyatakan dalam kehidupan kita. Segala sesuatunya merupakan kemauan Allah. Jika pada selagi ini kami hanya konsisten memaksakan kemauan kami kepada Allah bagaimana kami bisa merasakan kasih dan penyertaanNya?



Baca terhitung : Renungan air hidup 2019



Manusia pasti dapat meminta yang baik untuknya, tapi apa yang baik untuk manusia belum pasti baik bagi Allah. Jika Tuhan tidak berkehendak atas apa yang kami minta, maka Tuhan dapat menambahkan suatu hal lebih dari apa yang kami minta karena kuasaNya tak terselami dan tidak tersedia satu pun di antara kami yang menyadari jalanNya. Jika pada selagi ini kami hanya mengeluh kepada Tuhan dan menjadi kami selamanya direndahkan oleh orang yang tersedia di kurang lebih kita, maka mulailah menyerahkan seluruhnya kehidupan kami kepada Allah.



Sama halnya Allah kenakan Daud, Ia pasti dapat kenakan kehidupan kami juga. Ketika apa yang terjadi dalam kehidupanmu tidak cocok bersama apa yang kamu harapkan, janganlah kamu menyalahkan diri sendiri bahkan menyalahkan Tuhan karena segala suatu hal adalah karena Allah.



”Sebab segala suatu hal adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!” Roma 11:36.. 



Tuhan Yesus memberkati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar